taman narmada

saya, seperti mahasiswa kebanyakan yang gampang pusing kalau sudah kepikiran tugas (walaupun tugas nya sedikit) dan selalu mencari celah-celah waktu buat jalan-jalan. alhamdulillah nya saya kuliah dan tinggal di mataram. kalau mau ke pantai,bukit,air terjun dan tempat-tempat wisata lain dekat.  beberapa waktu lalu saya penasaran dengan sebuah foto di instagram (seperti foto di atas.) yang berlokasikan di taman narmada, yang berjarak sekitar setengah jam dari mataram. setelah beberapa ‘bla-bla-bla’ dengan teman saya, kita sepakat pergi ke sana setelah seminar di kampus.

setelah sampai di sana kita baru sadar. ini hari minggu dan tentu saja semua tempat wisata akan penuh sesak oleh manusia-manusia yang ingin memcuci otak sejenak dari rutinitas sehari-hari. bayangan untuk foto-foto sepuasnya pun mulai memudar dari otak saya. ya sudahlah apa boleh buat, sayang sudah jauh-jauh ke sini malah ga ngapa-ngapain. akhirnya kita membeli tiket masuk seharga 6000/orang. hal pertama yang terlihat ketika memasuki area taman adalah halaman luas dan sebuah aula terbuka.OLYMPUS DIGITAL CAMERA

dan ternyata tempat ini adalah tempat membaca kitab wheda pada zaman dahulu. karena taman narmada ini dibuat ketika zaman kerajaan hindu. jadi bangunan-bangunan di taman ini sangat kental akan kebudayaan hindu nya. lalu kita melanjutkan perjalanan ke bawah dan menemukan dua buah kolam di bagian kiri dan kanan. kolam di bagian kiri dipenuhi oleh para wisatawan sedangkan kolam yang berada di bagian kanan tetap kosong karena tidak boleh di masuki. dan ternyata kolam di bagian kanan ini adalah tempat mandi nya para dayang istana dulunya.OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

ketika hendak melanjutkan perjalanan saya melihat beberapa orang hindu sembahyang di dekat kolam. ternyata walaupun telah di ubah menjadi tempat wisata, salah satu fungsi tempat ini sebagai tempat sembahyang pun tetap di pertahankan.

setelah berjalan beberapa langkah menjauhi kolam, akan tampak beberapa warung yang menjajakan berbagai macam makanan dan minuman. khususnya sate bulayak, yaitu sate khas daerah narmada. OLYMPUS DIGITAL CAMERA

daaan setelah belok sana belok sini, tanya sana tanya sini akhirnya kami menemukan tempat yang kami cari-cari.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

iya, tempat itu. saya juga sebenarnya bingung itu apa. kalau dilihat sekilas ya hanya tumpukan tangga semen dari ujung ke ujung. tapi ya entahlah, masyarakat sana yang lebih paham akan kegunaan nya. toh saya hanya menikmati nya untuk foto-foto hehehe. dan setelah puas foto-foto kami pun memutuskan untuk pulang dan melewati sebuah kolam lagi. kolam paling besar di taman ini sepertinya. dan ternyata ada wahana flying fox yang melewati kolam ini. namun karena antri dan harus membayar sebesar 60.000 rupiah kami mengurungkan niat untuk naik flying fox tersebut.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

jadi, untuk kalian yang tinggal di sekitar mataram dan mungkin butuh piknik tapi tidak ingin ke pantai, taman narmada bisa menjadi salah satu solusi yang tepat karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari mataram dan tempatnya yang menyejukkan. tenang saja, tempat ini cukup besar jadi walaupun banyak orang yang mengunjunginya kalian akan tetap dapar tempat kok.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

sooo.. that’s it for now

semoga bisa terus mencari celah untuk jalan-jalan ke tampat lainnya ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s